Cara Riset Keyword Paling Jitu Untuk Meningkatkan Trafic Blog anda

Keyword adalah rangkaian kata yang digunakan search engine untuk menemukan dan menayangkan halaman blog atau website yang berisi informasi tertentu. Dalam dunia blogging peranan keyword sangat penting, karena berhubungan dengan search engine google dan akan berefek pada trafik sebuah blog. Tanpa keyword yang benar, maka artikel atau konten blog anda akan jarang ditemukan mesin pencari, dan efeknya blog tidak akan ada pengunjungnya. Di sinilah anda butuh cara riset keyword paling jitu untuk membuat konten anda.

Biasanya keyword diketik oleh pengguna internet pada kolom search engine google dengan tujuan mencari informasi tertentu. Jika konten anda mengandung keyword yang diketik pengguna, maka blog anda akan tampil di halaman search engine google. Berikut akan diulas tentang langkah riset keyword agar anda dapat memahaminya.

Dengan melakukan riset keyword maka anda akan dengan mudah membuat konten yang banyak dicari oleh pengunjung google. Juga akan membantu anda mencapai tujuan SEO yaitu, membangun trafik, lead dan profit dari blog anda. Berikut adalah cara riset keyword paling jitu, langkah-langkahnya adalah:

1. Memahami Alasan Pencarian (Search Intent) Pengguna Mesin Pencari

Seseorang mengetik keyword pada search engine pasti memiliki tujuan tertentu, dan alasan tertentu yang mendasarinya. Setidaknya ada tiga alasan besar yaitu:

  • Mendapat Informasi, mengetik keyword dengan tujuan mendapat panduan, tips, trik dan cara terkait dengan solusi masalah.
  • Investigasi Komersil, mengetik keyword terkait dengan keinginan mengetahui info tentang sebuah produk.
  • Membeli Produk, mengetik keyword karena ingin melakukan pembelian sebuah produk.

2. Menemukan Keyword Primer Dari Topik Blog Anda

Sebuah blog pasti memiliki tema khusus yang dibahas, seperti kesehatan, wisata, kecantikan dan lain sebagainya. Anda perlu mengetahui keyword utama yang cocok untuk topik blog anda, tujuannya agar blog anda terindeks oleh google. Caranya anda bisa melakukan brainstorming, tulis apa yang ada di otak anda saat itu sampai 10 menit kemudian. Usahakan topik bahasan sangat dekat dengan topik blog anda.

BACA JUGA :  6 Toko Online Indonesia yang Populer

3. Menggali Keyword Turunan Dari Keyword Primer Yang Sudah Ditemukan

Setelah anda menentukan keyword primer, saatnya anda menentukan dan menggali lebih dalam keyword turunannya. Tujuannya agar anda bisa membuat konten dalam jumlah banyak, dan lebih banyak juga yang dioptimalkan. Keyword primer masih bersifat sangat umum, dan memiliki tingkat persaingan yang sangat tinggi sehingga penting mencari keyword turunan. Anda bisa menggunakan beberapa tools untuk mencarinya, seperti ubersuggest.io dan google auto complate.

4. Analisa Volume Pencarian Keyword

Langkah selanjutnya adalah menganalisa volume pencarian keyword yang anda miliki, bisa dilakukan menggunakan google keyword planner. Buka situs tersebut, kemudian masuk ke adword, lalu masuk ke akun gmail anda, lalu ikuti langkah selanjutnya yang ada disana. Setelah keluar hasilnya anda harus melakukan analisa, buang keyword yang volume pencariannya tidak ada. Untuk keyword yang ada volume pencariannya bisa anda optimalkan nanti.

5. Analisa Tingkat Persaingan Keyword

Setelah analis volume pencarian keyword, langkah berikutnya yang harus anda lakukan adalah analisa tingkat persaingan keyword. Biasanya keyword yang sifatnya umum persaingannya akan tinggi, maka dari itu perlu di buat long tail keyword sekitar 3-5 kata. Anda bisa melakukan analisa tingkat persaingan keyword menggunakan SEO Quake atau MozBar, dua tools ini bisa anda install secara gratis. Dengan menggunakan dua tools tersebut anda akan mengetahui page rank (PR), page authority (PA) dan backlink untuk mengetahui persaingan.

Anda harus telaten melakukan setiap langkahnya cara riset keyword paling jitu tersebut, agar mendapatkan hasil yang terbaik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *